Ktrmpilan hdup & belajar
_.DOSA terbesar adlh KETAKUTAN
_.REKREASI terbaik adlh BEKERJA
_.MUSIBAH terbesar adlh KEPURUSASAAN
_.GURU trbaik adlh PENGALAMAN
_.MISTERI terbesar adlh KEMATIAN
_.KEHORMATAN terbesar adlh KESETIAAN
_.KARUNIA terbesar adlh ANAK YANG SOLEH
_.SUMBANGAN terbesar adlh BERPARTISIPASI
_.MODAL terbesar adlh KEMANDIRIAN
Keindahan dari CINTA yang menjadikan semua indah.
Minggu, 25 April 2010
Rabu, 21 April 2010
Makalah Pentingnya Wanita Berjilbab
Abstrak Penelitian
Abstrak
Penggunaan Jilbab di kalangan siswi sekarang merupakan medium yang sangat ampuh untuk menyebarluaskan gaya muslim ke dalam kalangan remaja terutama remaja SMA dapat dengan cepat dan mudah menerapkan kebiasaan berjilbab. Disamping memiliki potensi sebagai penetratik, kebiasaan berjilbab juga dapat mempengaruhi sikap,pandangan,gaya hidup,Orientasi dan motivasi. Memperhatikan alokasi penyebaran penggunaan jilbab yang masih relative kecil, serta masih banyaknya remaja yang lain, yang belum mampu menerapkan penggunaan jilbab.
BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Sejak awal dikenal manusia, pakaian lebih berfungsi sebagai penutup tubuh daripada sebagai pernyataan lambang status seseorang dalam masyarakat. Sebab berpakaian ternyata memang merupakan perwujudan dari sifat dasar manusia yang mempunyai sifat rasa malu sehingga selalu berusaha menutupi tubuhnya. Oleh karena itu betapapun sederhananya kebudayaan suatu bangsa, usaha menutupi tubuh dengan pakaian itu selalu ada. Kemudian ketika arus zaman telah berkembang pakaian tidak lagi sebatas penutup aurat saja tetapi sebagai mode atau gaya hidup. Ketika pakaian bukan hanya dijadikan sebagai penutup aurat juga sebgai mode atau perhiasan ini memang tidak salah. Sebab Allah SWT sendiri menyuruh kita untuk membaguskan pakaian yang kita pakai. Walaupun dianjurkan agar berpakaian yang sopan lebih – lebih menutup aurat adalah hal yang baik. Tapi,untuk melakukan itu kita perlu persiapan diri dan ikhlas lahir batin dan niat ingin menyempurnakan ibadah kepada ALLAH SWT, tanpa ada niat buruk ingin dipandang lebih oleh orang lain. Karena jika kita mengawali sesuatu dengan buruk hasilnyapun akan menjadi buruk dan tidak sempurna. Adapun perintah yang ditujukan kepada semua perempuan yang beriman tanpa membadakan apakah ia dari Negara Arab,Indonesia,Amerika,Inggris ataupun Negara lain. Mereka tetap harus melaksanakan perintah ini dalam hal menjaga pandangan,menjaga kemaluan,menampakkan perhiasan yang biasa tampak yaitu muka dan tangan dan begaimana tata cara berjilbab atau berkerudung. Dari ayat yang telah disebutkan yaitu Q.S An Nur(24):31 berkenaan batasan aurat yang lebih khusus pada potongan yang isinya Artinya: Janganlah mereka menampakkan perhiasannya,kecuali yang(biasa) Nampak dari padanya. Dari sini kita dapat mengetahui berapa pentingnya menutup aurat bagi wanita ( Khususnya wanita muslim) yang dimana sebagai wanita muslim diwajibkan untuk menutup aurat dengan jilbab maka dari itu kami tertarik untuk melakukan penelitian ini di kalangan SMA lebih-lebih SMA Negri 1 Long Ikis dan memperkenalkan “PENTINGNYA WANITA BERJILBAB”.
B. Rumusan Masalah
a). Seberapa Pentingnya Wanita untuk Berjilbab dan menutup auratnya ?
b). Bagaimana batasan Aurat manusia (baik laki-laki atau perempuan) yang telah di tentukan?
c). Bagaimana jika kita berjilbab dan tetap terlihat modis dengan jilbab yang kita kenakan?
d). Apa keuntungan kita dalam berjilbab ?
e). Apakah kita semua sanggup menjalaninya( memakai jilbab itu sendiri dengan ikhlas dan tanpa paksaan ) ?
f). Seberapa banyak siswi putri yang memakai jilbab di kalangan SMA ?
C. Tujuan Penelitian.
Sesuai dengan perumusan masalah yang di kemukakan di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk seberapa pentingnya seorang wanita menutup auratnya dengan berjilbab, Batasan aurat, bagaimana kita berjilbab dengan modis, keuntungan kita berjilbab, sanggupkah kita menjalaninya dengan ikhlas, seberapa banyak siswa yang memakai jilbab dikalangan SMA.
D. Mamfaat Penelitian.
Kita dapat mengetahui jawaban dari rumusan masalah yang sedang kita pertanyakan tentang judul “PENTINGNYA WANITA BERJILBAB”. Dan kita akan menjawab semua itu dengan penelitian kita dilapangan dan bersosialisasi dengan pengguna jilbab yang sekarang lebih trend dengan sebutan jilbaber.
BAB II
Kajian Pustaka
Kajian Pustaka adalah mengkaji penelitian dan menerangkan isi penelitian yang menggambarkan judul.
Allah dan Rasulnya mengajarkan kepada muslimah agar mengenakan pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya,kecuali wajah dan telapak tangan . Dalam peradaban modern memang dipahami bahwa sinar ultra violet serta beberapa sinar lainnya dari matahari dapat merusak kulit, terutama kulit wanita yang memang berbada dengan kulit pria. Sinar-sinar tersebut dapat merusak sel-sel kulit wanita,mempercepat penuaan kuit,bahkan menyebabkan kangker kulit. Peradaban modern mengakui bahwa wanita perlu berjemur selama 10 menit di pagi hari, tetapi itu hanya sebatas wajah dan telapak tangan. Pentingnya kita menutup aurat,kita dapat menghindarkan diri kita dari yang keji dan mungkar serta takkan ada lelaki hidung belang yang akan mengganggu serta membayangkan diri kita yang tidak semestinya di bayangkan. Para ulama menyimpulkan bahwa pada hakikatnya menutup aurat adalah fitrah manusia jarang diaktualkan pada saat ia memiliki kesadaran. Bukan saja mengisyaratkan bahwa sejak semula Adam dan Hawa tidak dapat saling melihat aurat mereka , melainkan juga berarti bahwa aurat masing-masing tertutup sehingga mereka sendiri pun tidak dapat melihatnya. Kemudian setan merayu mereka agar memakan pohon terlarang,dan akibatnya adalah aurat yang tadnya tertutup menjadi terbuka,dan mereka menyadari keterbukaannya, sehingga mereka berusaha menutupinya dengan daun-daun surga. Usaha tersebut menunjukkan adanya naluri pada diri manusia sejak awal kejadiannya bahwa aurat harus ditutup dengan cara berpakaian. Adam dan Hawa bukan sekedar mangambil satu lembar daun untuk menutup auratnya(kerena jika demikian pakaiannya adalah mini),melainkan sekian banyak lembar agar melebar,dengan cara menempelkan selembar daun di atas lembar lain, sebagai tanda bahwa pakaian tersebut sedemikian teba,sehingga tidak transparan atau tembus pandang.
Aurat wanita adalah seluruh badan wanita kecuali muka dan telapak tangan .
Sedangkan Aurat laki-laki adalah dimulainya dari pusar hingga lutut. Demikian penutupan Aurat yang dianjurkan pemakaiannya.
Kalau bicara tentang perempuan,maka kita akan mengetahui bagaimana selera busana mereka. Mereka selalu ingin terlihat modis dengan pakaiannya karena sebagian orang mengatakan bahwa pakaian seseorang adalah cerminan kepribadianya. Maka,dari itu sebutan bagi pengguna jilbab modis ialah jilbaber yang tidak lain dari sekupulan perempuan yang ingin menutup auratnyadengan penampilan yang tetap modis dan Fresh. Karena menurut survei bahwa orang yang memakai jilbab terlihat lebih tua dari umurnya, Tapi sekarang tidak lagi.
Sekarang semakin banyak orang yang memakai jilbab karena begitu banyak model yang ditawarkan Produsen pada Konsumen yang mulai menyenangi jilbab yang sering dipakai artis di televise-televisi. Entahlah ini hanya sekedar TREND atau memang DARI HATI. Tapi sesungguhnya bagi kami yang gadis melakukan penelitian BELUM SANGGUP untuk memenuhi kesempurnaan ibadah itu. SUNGGUH SULIT untuk menggunakannya, Alasan saya bila boleh jujur adalah : “PANASNYA…. TIDAK TAHAN “.
Maka dari itu saya salut pada pengguna jilbab yang tahan panas untuk menyempurnakan ibadahnya dengan menutup seluruh auratnya dan wanita seperti ini mendapat julukan baru di SMA Negeri 1 Long Ikis yaitu WTS (Wanita tahan Sumuk/panas). Para pengguna jilbab sekarang tidak perlu khawatir karena semakin banyaknya model jilbab yang bagus. Untuk menghindari terjadinya pemahaman yang tidak dikehendaki maka, ada beberapa istilah yang perlu ditegaskan yaitu: Jilbab adalah baju kerudung yang longgar,di kepala. Rasanya setiap wanita selalu ingin tampil serasi dan penuh gaya,meskipun harus berbusana muslimah yang menutup seluruh aurat, termasuk rambut yang ditutup dengan kerudung. Dalam kerudung, ada kaidah islam yang perlu diperhatikan untuk mencapai kesempurnaan beribadah. Tetapi dengan sedikit kreatifitas,penampilan seseorang yang berkerudung dapat tetap terlihat menarik dan modis. Memang tak sepantasnya saya memberikan penjelasan ini, karena diri kami yang gadis sendiri belum seefektif memakai jilbab. Tetapi setidaknya dengan pembahasan ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kita harus senantiasa menjaga diri kita. Keuntungan kita dalam menggunakan jilbab banyak banget,mulai dari perbuatan sendiri sampai perbuatan orang lain pada diri kita. Bila diri kita itu kita dapat menahan diri dari perbuatan kita yang keji dan mungkar. Karena kita ingat akan kesempurnaan yang kita jalankan. Bila dari perbuatan orang lain adalah kita dapat lebih dihormati dan disegani oleh orang lain karena kita dianggap hebat karena bisa menjalankannya. Untuk dapat kita menjalaninya dengan ikhlas dari hati dan tanpa paksaan dari pihak maupun lebih baik tanyakan hati sendiri-sendiri karena lebih mengetahuidiri kita adalah diri kita sendiri. Karena segala sesuatu yang kita kerjakan dengan tulus ikhlas dari hati tanpa paksaan karena efek dari yang kita perbuat adalah kita tanggung sendiri segala resikonya.
BAB III
Metode Penelitian
A. Jenis Penelitian.
Penelitian tentang seberapa pentingnya wanita berjilbab bagi dirinya sendiri dan agamanya.
Populasi dan Sampel
Populasi adalah himpunan dari semua objek yang akan diteliti sifat-sifat anggotanya
Populasi disini adalah siswi anak kelas XI ALAM 1 – XI ALAM 5. Berapa banyakkah anak yang memakai jilbab di kelas itu?
XI ALAM 1 :
Jumlah Siswi : ……….
Memakai Jilbab : ……….
Persentase : ……….
XI ALAM 2 :
Jumlah Siswi : ……….
Memakai Jilbab : ……….
Persentase : ……….
XI ALAM 3 :
Jumlah Siswi : ……….
Memakai Jilbab : ……….
Persentase : ……….
XI ALAM 4 :
Jumlah Siswi : ……….
Memakai Jilbab : ……….
Persentase : ……….
XI ALAM 5 :
Jumlah Siswi : ……….
Memakai Jilbab : ……….
Persentase : ………..
B. Rancangan Penelitian.
1. Bentuk penelitian yang dilakukan adalah mengadakan pengamatan dan daftar pertanyaan yang diberikan kepada pihak-pihak yang dijadikan obyek penelitian.
2. Data dan sumber data, kami peroleh dari internet,buku-buku pendidikan agama islam dan beberapa majalah trandseter tenteng pengguna jilbab.
3. Tehnik pengolahan dan Analisis Data yang dapat meliputi pengumpulan data,dalam hal ini data penelitian sebagian terkumpul dalam jilbab pakaian, Klasifikasi data, yaitu dengan membagi data ( Mana yang dapat kita pilih dan pilah mana yang layak untuk pembaca ), Analisis data, yaitu data yang diperoleh akan dianalisis isi dan akan dipaparkan dlam bentuk ungkapan deskriptif kualitatif. Pembagian dan penyusunan bab. Hasil akhir penelitian ini akan disusun dalam beberapa bab sesuai dengan klasifikasi yang telah ditentukan.
Abstrak
Penggunaan Jilbab di kalangan siswi sekarang merupakan medium yang sangat ampuh untuk menyebarluaskan gaya muslim ke dalam kalangan remaja terutama remaja SMA dapat dengan cepat dan mudah menerapkan kebiasaan berjilbab. Disamping memiliki potensi sebagai penetratik, kebiasaan berjilbab juga dapat mempengaruhi sikap,pandangan,gaya hidup,Orientasi dan motivasi. Memperhatikan alokasi penyebaran penggunaan jilbab yang masih relative kecil, serta masih banyaknya remaja yang lain, yang belum mampu menerapkan penggunaan jilbab.
BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Sejak awal dikenal manusia, pakaian lebih berfungsi sebagai penutup tubuh daripada sebagai pernyataan lambang status seseorang dalam masyarakat. Sebab berpakaian ternyata memang merupakan perwujudan dari sifat dasar manusia yang mempunyai sifat rasa malu sehingga selalu berusaha menutupi tubuhnya. Oleh karena itu betapapun sederhananya kebudayaan suatu bangsa, usaha menutupi tubuh dengan pakaian itu selalu ada. Kemudian ketika arus zaman telah berkembang pakaian tidak lagi sebatas penutup aurat saja tetapi sebagai mode atau gaya hidup. Ketika pakaian bukan hanya dijadikan sebagai penutup aurat juga sebgai mode atau perhiasan ini memang tidak salah. Sebab Allah SWT sendiri menyuruh kita untuk membaguskan pakaian yang kita pakai. Walaupun dianjurkan agar berpakaian yang sopan lebih – lebih menutup aurat adalah hal yang baik. Tapi,untuk melakukan itu kita perlu persiapan diri dan ikhlas lahir batin dan niat ingin menyempurnakan ibadah kepada ALLAH SWT, tanpa ada niat buruk ingin dipandang lebih oleh orang lain. Karena jika kita mengawali sesuatu dengan buruk hasilnyapun akan menjadi buruk dan tidak sempurna. Adapun perintah yang ditujukan kepada semua perempuan yang beriman tanpa membadakan apakah ia dari Negara Arab,Indonesia,Amerika,Inggris ataupun Negara lain. Mereka tetap harus melaksanakan perintah ini dalam hal menjaga pandangan,menjaga kemaluan,menampakkan perhiasan yang biasa tampak yaitu muka dan tangan dan begaimana tata cara berjilbab atau berkerudung. Dari ayat yang telah disebutkan yaitu Q.S An Nur(24):31 berkenaan batasan aurat yang lebih khusus pada potongan yang isinya Artinya: Janganlah mereka menampakkan perhiasannya,kecuali yang(biasa) Nampak dari padanya. Dari sini kita dapat mengetahui berapa pentingnya menutup aurat bagi wanita ( Khususnya wanita muslim) yang dimana sebagai wanita muslim diwajibkan untuk menutup aurat dengan jilbab maka dari itu kami tertarik untuk melakukan penelitian ini di kalangan SMA lebih-lebih SMA Negri 1 Long Ikis dan memperkenalkan “PENTINGNYA WANITA BERJILBAB”.
B. Rumusan Masalah
a). Seberapa Pentingnya Wanita untuk Berjilbab dan menutup auratnya ?
b). Bagaimana batasan Aurat manusia (baik laki-laki atau perempuan) yang telah di tentukan?
c). Bagaimana jika kita berjilbab dan tetap terlihat modis dengan jilbab yang kita kenakan?
d). Apa keuntungan kita dalam berjilbab ?
e). Apakah kita semua sanggup menjalaninya( memakai jilbab itu sendiri dengan ikhlas dan tanpa paksaan ) ?
f). Seberapa banyak siswi putri yang memakai jilbab di kalangan SMA ?
C. Tujuan Penelitian.
Sesuai dengan perumusan masalah yang di kemukakan di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk seberapa pentingnya seorang wanita menutup auratnya dengan berjilbab, Batasan aurat, bagaimana kita berjilbab dengan modis, keuntungan kita berjilbab, sanggupkah kita menjalaninya dengan ikhlas, seberapa banyak siswa yang memakai jilbab dikalangan SMA.
D. Mamfaat Penelitian.
Kita dapat mengetahui jawaban dari rumusan masalah yang sedang kita pertanyakan tentang judul “PENTINGNYA WANITA BERJILBAB”. Dan kita akan menjawab semua itu dengan penelitian kita dilapangan dan bersosialisasi dengan pengguna jilbab yang sekarang lebih trend dengan sebutan jilbaber.
BAB II
Kajian Pustaka
Kajian Pustaka adalah mengkaji penelitian dan menerangkan isi penelitian yang menggambarkan judul.
Allah dan Rasulnya mengajarkan kepada muslimah agar mengenakan pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya,kecuali wajah dan telapak tangan . Dalam peradaban modern memang dipahami bahwa sinar ultra violet serta beberapa sinar lainnya dari matahari dapat merusak kulit, terutama kulit wanita yang memang berbada dengan kulit pria. Sinar-sinar tersebut dapat merusak sel-sel kulit wanita,mempercepat penuaan kuit,bahkan menyebabkan kangker kulit. Peradaban modern mengakui bahwa wanita perlu berjemur selama 10 menit di pagi hari, tetapi itu hanya sebatas wajah dan telapak tangan. Pentingnya kita menutup aurat,kita dapat menghindarkan diri kita dari yang keji dan mungkar serta takkan ada lelaki hidung belang yang akan mengganggu serta membayangkan diri kita yang tidak semestinya di bayangkan. Para ulama menyimpulkan bahwa pada hakikatnya menutup aurat adalah fitrah manusia jarang diaktualkan pada saat ia memiliki kesadaran. Bukan saja mengisyaratkan bahwa sejak semula Adam dan Hawa tidak dapat saling melihat aurat mereka , melainkan juga berarti bahwa aurat masing-masing tertutup sehingga mereka sendiri pun tidak dapat melihatnya. Kemudian setan merayu mereka agar memakan pohon terlarang,dan akibatnya adalah aurat yang tadnya tertutup menjadi terbuka,dan mereka menyadari keterbukaannya, sehingga mereka berusaha menutupinya dengan daun-daun surga. Usaha tersebut menunjukkan adanya naluri pada diri manusia sejak awal kejadiannya bahwa aurat harus ditutup dengan cara berpakaian. Adam dan Hawa bukan sekedar mangambil satu lembar daun untuk menutup auratnya(kerena jika demikian pakaiannya adalah mini),melainkan sekian banyak lembar agar melebar,dengan cara menempelkan selembar daun di atas lembar lain, sebagai tanda bahwa pakaian tersebut sedemikian teba,sehingga tidak transparan atau tembus pandang.
Aurat wanita adalah seluruh badan wanita kecuali muka dan telapak tangan .
Sedangkan Aurat laki-laki adalah dimulainya dari pusar hingga lutut. Demikian penutupan Aurat yang dianjurkan pemakaiannya.
Kalau bicara tentang perempuan,maka kita akan mengetahui bagaimana selera busana mereka. Mereka selalu ingin terlihat modis dengan pakaiannya karena sebagian orang mengatakan bahwa pakaian seseorang adalah cerminan kepribadianya. Maka,dari itu sebutan bagi pengguna jilbab modis ialah jilbaber yang tidak lain dari sekupulan perempuan yang ingin menutup auratnyadengan penampilan yang tetap modis dan Fresh. Karena menurut survei bahwa orang yang memakai jilbab terlihat lebih tua dari umurnya, Tapi sekarang tidak lagi.
Sekarang semakin banyak orang yang memakai jilbab karena begitu banyak model yang ditawarkan Produsen pada Konsumen yang mulai menyenangi jilbab yang sering dipakai artis di televise-televisi. Entahlah ini hanya sekedar TREND atau memang DARI HATI. Tapi sesungguhnya bagi kami yang gadis melakukan penelitian BELUM SANGGUP untuk memenuhi kesempurnaan ibadah itu. SUNGGUH SULIT untuk menggunakannya, Alasan saya bila boleh jujur adalah : “PANASNYA…. TIDAK TAHAN “.
Maka dari itu saya salut pada pengguna jilbab yang tahan panas untuk menyempurnakan ibadahnya dengan menutup seluruh auratnya dan wanita seperti ini mendapat julukan baru di SMA Negeri 1 Long Ikis yaitu WTS (Wanita tahan Sumuk/panas). Para pengguna jilbab sekarang tidak perlu khawatir karena semakin banyaknya model jilbab yang bagus. Untuk menghindari terjadinya pemahaman yang tidak dikehendaki maka, ada beberapa istilah yang perlu ditegaskan yaitu: Jilbab adalah baju kerudung yang longgar,di kepala. Rasanya setiap wanita selalu ingin tampil serasi dan penuh gaya,meskipun harus berbusana muslimah yang menutup seluruh aurat, termasuk rambut yang ditutup dengan kerudung. Dalam kerudung, ada kaidah islam yang perlu diperhatikan untuk mencapai kesempurnaan beribadah. Tetapi dengan sedikit kreatifitas,penampilan seseorang yang berkerudung dapat tetap terlihat menarik dan modis. Memang tak sepantasnya saya memberikan penjelasan ini, karena diri kami yang gadis sendiri belum seefektif memakai jilbab. Tetapi setidaknya dengan pembahasan ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kita harus senantiasa menjaga diri kita. Keuntungan kita dalam menggunakan jilbab banyak banget,mulai dari perbuatan sendiri sampai perbuatan orang lain pada diri kita. Bila diri kita itu kita dapat menahan diri dari perbuatan kita yang keji dan mungkar. Karena kita ingat akan kesempurnaan yang kita jalankan. Bila dari perbuatan orang lain adalah kita dapat lebih dihormati dan disegani oleh orang lain karena kita dianggap hebat karena bisa menjalankannya. Untuk dapat kita menjalaninya dengan ikhlas dari hati dan tanpa paksaan dari pihak maupun lebih baik tanyakan hati sendiri-sendiri karena lebih mengetahuidiri kita adalah diri kita sendiri. Karena segala sesuatu yang kita kerjakan dengan tulus ikhlas dari hati tanpa paksaan karena efek dari yang kita perbuat adalah kita tanggung sendiri segala resikonya.
BAB III
Metode Penelitian
A. Jenis Penelitian.
Penelitian tentang seberapa pentingnya wanita berjilbab bagi dirinya sendiri dan agamanya.
Populasi dan Sampel
Populasi adalah himpunan dari semua objek yang akan diteliti sifat-sifat anggotanya
Populasi disini adalah siswi anak kelas XI ALAM 1 – XI ALAM 5. Berapa banyakkah anak yang memakai jilbab di kelas itu?
XI ALAM 1 :
Jumlah Siswi : ……….
Memakai Jilbab : ……….
Persentase : ……….
XI ALAM 2 :
Jumlah Siswi : ……….
Memakai Jilbab : ……….
Persentase : ……….
XI ALAM 3 :
Jumlah Siswi : ……….
Memakai Jilbab : ……….
Persentase : ……….
XI ALAM 4 :
Jumlah Siswi : ……….
Memakai Jilbab : ……….
Persentase : ……….
XI ALAM 5 :
Jumlah Siswi : ……….
Memakai Jilbab : ……….
Persentase : ………..
B. Rancangan Penelitian.
1. Bentuk penelitian yang dilakukan adalah mengadakan pengamatan dan daftar pertanyaan yang diberikan kepada pihak-pihak yang dijadikan obyek penelitian.
2. Data dan sumber data, kami peroleh dari internet,buku-buku pendidikan agama islam dan beberapa majalah trandseter tenteng pengguna jilbab.
3. Tehnik pengolahan dan Analisis Data yang dapat meliputi pengumpulan data,dalam hal ini data penelitian sebagian terkumpul dalam jilbab pakaian, Klasifikasi data, yaitu dengan membagi data ( Mana yang dapat kita pilih dan pilah mana yang layak untuk pembaca ), Analisis data, yaitu data yang diperoleh akan dianalisis isi dan akan dipaparkan dlam bentuk ungkapan deskriptif kualitatif. Pembagian dan penyusunan bab. Hasil akhir penelitian ini akan disusun dalam beberapa bab sesuai dengan klasifikasi yang telah ditentukan.
REAKSI REDOKS
REAKSI REDOKS
A.PERKEMBANGAN KONSEP REDUKSI OKSIDASI
1.REDUKSI: - reaksi pelepasan atom oksigen dari suatu zat / senyawa.
- reaksi penguranganoksigen dari suatu oksidasi.
Contoh: CuO(5) + H2(9) → CU(5) + H2O(9)
Fe2O3(5) + 3CO(9) →2Fe(5) + 3 CO2(9)
OKSIDASI: - reaksi pengikatan atom oksigen oleh suatu zat
- reaksi penggabungan unsure dan oksigen
- reaksi penambahn atom oksigen
Contoh: 2 C U(5) + O2(9) → 2CUO(5)
C(5) + O2(9) → CO2(9)
4Fe(5) + 3O2(9) → 2 Fe2O3(5)
Oksidasi atau pembakaran senyawa karbon menghasilkan gas karbon dioksida dan air.
Contoh: C3H9(9) + SO2(9) → 3CO2(9)+4 H2O(e)
C12H22O11+12O2→12CO2(9)+11H20(e)
KONSEP
2.REAKSI REDOKS BERDASARKAN PERPINDAHAN ELEKTRON
Reduksi:-pengikatan electron oleh suatu zat
- reaksi penerimaan electron
Contoh : CL2+2e- → 2CL-
CU2++2e- → CU
O2+4e- → 2O2
OKSIDASI: -reaksi pelepasan electron oleh suatu zat.
Contoh:Na → Na+ + e-
Mg → Mg2+ + 2e-
AL → AL 3+ + 3e-
3.TINJAUAN DARI BILANGAN OKSIDASI.BILOKS(BO)
REDUKSI:- reaksi penurunan bilangan oksidasi(BO)
Contoh : CL2 + 2e- →2CL-
∣→REDUKSI←∣
0 BO turun -2
OKSIDASI : reaksi kenaikan /penambahan bilangan oksidasi (BO)
Contoh: C(5) O2(9)→ CO2(9)
BO NAIK
∣―――――――∣
O OKSIDASI +4
B.MENENTUKAN BILANGAN OKSIDASI (BILOKS) UNSUR DARI SENYAWA
Bilangan oksidasi atau tingkat oksidasi suatu unsur , merupakan bilangan bulat positif atau negatif yang di miliki suatu unsure dalam membentuk senyawa.
Aturan menentukan bilangan oksidasi
1.Unsur bebas/molekul netral,bilanganoksidasinya O
Contoh : unsure bebas : Na,Zn,Cu,Al,dan sebagainya,
Molekul netral : H2,H2SO4,HCL,O2,dan sebagainya
2.Oksigen dalam senyawa ,biloksnya = -2 kecuali dalam senyawa peroksida ,biloksnya = -1
Contoh : 0 dalam senyawa H2SO4 = -2x4= -8
Senyawa peroksida : Na2O2 → bilangan oksidasi 0=-1
H2O2 → bilangan oksidasi 0=-1
3. Hidrogen dalam senyawa ,biloksnya = +1 ,kecuali dalam senyawa hidrida:
NaH bilangan oksidasinya = -1
BaH2 bilangan oksidasinya =-1 x 2=-2
Contoh soal:
Tentukan bilangan oksidasinya dari unsure yang di garis bawahi dalam senyawa/ion berikut KCl O4?
Jawab:
K CL O4
↓ ↓ ↓
H ? -8=0
K terdapat pada golongan ∣ A → BO = +1
O=-2x4=-8
Jumlah BO senyawa KCL O4=0
Maka → 1+BO CL = (-8)=0→BO CL =+7
C.OKSIDATOR DAN REDUKTOR
1.Oksidator merupakan sumbeoksigen pada reaksi oksidasi/zat yang menyebabkan zat lain mengalami oksidasi.
Contoh:oksidasi glukosa oleh udara
C6H12O6→6CO2+6H2O
PEMANGGANGAN Zn5
2Zn5 + 302→2 ZnO+25O2
OKSIDATOR adalah:
a.zat yang mengalami reduksi /zat yang mengalami penurunan BO.
b.zat yang cenderung menerima electron dari zat lain , pada reaksinya akan menyebabkan zat lain.
Mengalami Oksidasi:
Misalnya:CL2+2e-→2CL-
↓
OKSIDATOR
2.REDUKTOR
REDUKTOR merupakan zat yang menarik oksigen pada reaksi reduksi /zat yang menyebabkan zat lain mengalami reduksi.
contoh:reduksi Cr2o3 oleh AL
Cr2O3 + 2AL→2Cr + AL2O3
REDUKTOR adalah :
a.zat yang mengalami oksidasi/zat yang mengalami peningkatan bilangan oksidasi /zat peruduksi.
b.zat yang pada reaksinya melepaskan electron ,Karena electron yang dilepaskan menyebabkan zat lain mengalami reduksi .
contoh : Mg →Mg2++2e-
pada reaksi:
2 Na(5) + CL2(5) → 2NaCL(5)
∣ ∣ ∣
0 oksidasi +1
-2
Na sebagai reduktor , Na mengalami oksidasi
CL2 sebagai oksidator,CL2 mengalami reduksi
D.TATA NAMA SENYAWA MENURUT IUPAL
Unsur yang dapat membentuk senyawa lebih dari satu malam tingkat oksidasi di bedakan dengan menuliskan bilangan oksidasi dalam tanda kurung dan angka-angka romawi.
Contoh:
FeCL2 : besi (II) klorida
FeCL3 :besi(III)klorida
N2O :nitrogen(I)oksidasi/dinitrogen
N2O5 : nitrogen(v)oksida
N2O3 : nitrogen(III)oksidasi/dinitrogen trioksida
NO2 : nitrogen(Iv)oksida/nitrogen trioksida
NO : nitrogen(II)oksida/nitrogen trioksida
Fe2O :besi(II)oksida
HgO :merkuri(II)oksida
E.PENGOLAHAN AIR KOTOR DENGAN PROSES LUMPUR AKTIF
Air kotor mengandung berbagai macam limbah,misalnya:bahan organic .,minyak,garam,logam.,berat,lumpur,detergen,bakteri pathogen,dan sebagainya.zat organic akan mengalami oksidasi oleh oksigen sehingga akan menurunkan kadar oksigen yang terlarut dalam air(DO).
A.PERKEMBANGAN KONSEP REDUKSI OKSIDASI
1.REDUKSI: - reaksi pelepasan atom oksigen dari suatu zat / senyawa.
- reaksi penguranganoksigen dari suatu oksidasi.
Contoh: CuO(5) + H2(9) → CU(5) + H2O(9)
Fe2O3(5) + 3CO(9) →2Fe(5) + 3 CO2(9)
OKSIDASI: - reaksi pengikatan atom oksigen oleh suatu zat
- reaksi penggabungan unsure dan oksigen
- reaksi penambahn atom oksigen
Contoh: 2 C U(5) + O2(9) → 2CUO(5)
C(5) + O2(9) → CO2(9)
4Fe(5) + 3O2(9) → 2 Fe2O3(5)
Oksidasi atau pembakaran senyawa karbon menghasilkan gas karbon dioksida dan air.
Contoh: C3H9(9) + SO2(9) → 3CO2(9)+4 H2O(e)
C12H22O11+12O2→12CO2(9)+11H20(e)
KONSEP
2.REAKSI REDOKS BERDASARKAN PERPINDAHAN ELEKTRON
Reduksi:-pengikatan electron oleh suatu zat
- reaksi penerimaan electron
Contoh : CL2+2e- → 2CL-
CU2++2e- → CU
O2+4e- → 2O2
OKSIDASI: -reaksi pelepasan electron oleh suatu zat.
Contoh:Na → Na+ + e-
Mg → Mg2+ + 2e-
AL → AL 3+ + 3e-
3.TINJAUAN DARI BILANGAN OKSIDASI.BILOKS(BO)
REDUKSI:- reaksi penurunan bilangan oksidasi(BO)
Contoh : CL2 + 2e- →2CL-
∣→REDUKSI←∣
0 BO turun -2
OKSIDASI : reaksi kenaikan /penambahan bilangan oksidasi (BO)
Contoh: C(5) O2(9)→ CO2(9)
BO NAIK
∣―――――――∣
O OKSIDASI +4
B.MENENTUKAN BILANGAN OKSIDASI (BILOKS) UNSUR DARI SENYAWA
Bilangan oksidasi atau tingkat oksidasi suatu unsur , merupakan bilangan bulat positif atau negatif yang di miliki suatu unsure dalam membentuk senyawa.
Aturan menentukan bilangan oksidasi
1.Unsur bebas/molekul netral,bilanganoksidasinya O
Contoh : unsure bebas : Na,Zn,Cu,Al,dan sebagainya,
Molekul netral : H2,H2SO4,HCL,O2,dan sebagainya
2.Oksigen dalam senyawa ,biloksnya = -2 kecuali dalam senyawa peroksida ,biloksnya = -1
Contoh : 0 dalam senyawa H2SO4 = -2x4= -8
Senyawa peroksida : Na2O2 → bilangan oksidasi 0=-1
H2O2 → bilangan oksidasi 0=-1
3. Hidrogen dalam senyawa ,biloksnya = +1 ,kecuali dalam senyawa hidrida:
NaH bilangan oksidasinya = -1
BaH2 bilangan oksidasinya =-1 x 2=-2
Contoh soal:
Tentukan bilangan oksidasinya dari unsure yang di garis bawahi dalam senyawa/ion berikut KCl O4?
Jawab:
K CL O4
↓ ↓ ↓
H ? -8=0
K terdapat pada golongan ∣ A → BO = +1
O=-2x4=-8
Jumlah BO senyawa KCL O4=0
Maka → 1+BO CL = (-8)=0→BO CL =+7
C.OKSIDATOR DAN REDUKTOR
1.Oksidator merupakan sumbeoksigen pada reaksi oksidasi/zat yang menyebabkan zat lain mengalami oksidasi.
Contoh:oksidasi glukosa oleh udara
C6H12O6→6CO2+6H2O
PEMANGGANGAN Zn5
2Zn5 + 302→2 ZnO+25O2
OKSIDATOR adalah:
a.zat yang mengalami reduksi /zat yang mengalami penurunan BO.
b.zat yang cenderung menerima electron dari zat lain , pada reaksinya akan menyebabkan zat lain.
Mengalami Oksidasi:
Misalnya:CL2+2e-→2CL-
↓
OKSIDATOR
2.REDUKTOR
REDUKTOR merupakan zat yang menarik oksigen pada reaksi reduksi /zat yang menyebabkan zat lain mengalami reduksi.
contoh:reduksi Cr2o3 oleh AL
Cr2O3 + 2AL→2Cr + AL2O3
REDUKTOR adalah :
a.zat yang mengalami oksidasi/zat yang mengalami peningkatan bilangan oksidasi /zat peruduksi.
b.zat yang pada reaksinya melepaskan electron ,Karena electron yang dilepaskan menyebabkan zat lain mengalami reduksi .
contoh : Mg →Mg2++2e-
pada reaksi:
2 Na(5) + CL2(5) → 2NaCL(5)
∣ ∣ ∣
0 oksidasi +1
-2
Na sebagai reduktor , Na mengalami oksidasi
CL2 sebagai oksidator,CL2 mengalami reduksi
D.TATA NAMA SENYAWA MENURUT IUPAL
Unsur yang dapat membentuk senyawa lebih dari satu malam tingkat oksidasi di bedakan dengan menuliskan bilangan oksidasi dalam tanda kurung dan angka-angka romawi.
Contoh:
FeCL2 : besi (II) klorida
FeCL3 :besi(III)klorida
N2O :nitrogen(I)oksidasi/dinitrogen
N2O5 : nitrogen(v)oksida
N2O3 : nitrogen(III)oksidasi/dinitrogen trioksida
NO2 : nitrogen(Iv)oksida/nitrogen trioksida
NO : nitrogen(II)oksida/nitrogen trioksida
Fe2O :besi(II)oksida
HgO :merkuri(II)oksida
E.PENGOLAHAN AIR KOTOR DENGAN PROSES LUMPUR AKTIF
Air kotor mengandung berbagai macam limbah,misalnya:bahan organic .,minyak,garam,logam.,berat,lumpur,detergen,bakteri pathogen,dan sebagainya.zat organic akan mengalami oksidasi oleh oksigen sehingga akan menurunkan kadar oksigen yang terlarut dalam air(DO).
Langganan:
Postingan (Atom)